Senin, 13 Juni 2011

mencari jalan


Aku terperenjak dalam keheningan
Aku menghilang dalam keramaian
   Suara gaduh dan membisikan yang hanya kudengar
   Kekelaman yang kurasakan
Merah kini tak memiliki arti
Putihpun bukan makna
   Aku yakin hitam
   Diri ini hitam
Tak ada kesucian
Dan keberanian lagi

tobat


Jiwa ini rapuh
   Tertiup angin kebohongan
Tangan ini lumpuh
   Tertusuk pisau kebatilan
Semua cahaya menghilang
   Walau bintang atau bulan
Tak ingin melihat
   Kejahatan yang terjadi

dia dia dia


Malamku sunyi tak ada dia atau dia
Terperangkap dalam hening
Terlintas bayang yang lalu
Sesalku untuknya
Detik yang tak bisa terulang
Ku ingin dengar 1 nada
Dari dia yang pernah menyimpan hati
Bagaimmana dengan matahariku yang dulu
Apakah sudah dapatkan 1 wanita elok lebih dariku
Sejudku untuk bahagianya

22/01/08


Biar malam yang datang
Dingin yang kurasa
Tak pernanh ku tepus dari semua
Kemelut jiwa yang menghantui dan
Satu yang masih kurasa
Anugrah tuhan yang bisa membuat tersenyum
Kini membawa ke dalam khayal
Hanya sekejap ku rasa cinta
Namun tak pernannh hilang
Walalu semua telah tiada
Izinkan aku tuk membayang dalam kenang

31/01/08


Indahnya menghilang
Baunya merubah
Semua tak nyata
Tak ada dia dan indah
       Terlalu sulit didapat
Walau dekat dilihat
Duri yang menusuk hati
Membuat semua jadi tak nyata
Mungkin ku hilang
Jam 4 pagi aku rasa sepi dan sesal
Terbelenggu dalam ketidak pastian
Namun apa arti jika air mata tak urung usai
Matahari akan datang
Embun pagi akan menyejukan hati
Walau hati telah tenang
Keadaan tak juga sunyi